VIVA


Rasa duka mendalam telah menyelimuti tim sepakbola Premier League, Cardiff City. Pemain yang baru mereka beli dari Nantes, Emiliano Sala dilaporkan hilang setelah mengalami kecelakaan.
Pesawat yang ditumpangi oleh Sala berangkat dari Nantes pada, Senin, 21 Januari 2019 malam. Kemudian pesawat tersebut dilaporkan hilang pada Selasa, 22 Januari 2019 di kawasan Channel Island, Wales.

Sebelum berangkat dari Nantes, kota eks klub Sala, sebenarnya pesawat yang ditumpangi Sala sempat gagal take off sebanyak tiga kali.

Baru pada percobaan keempat, pesawat tersebut bisa terbang. Usai pesawat berhasil terbang, Sala kemudian mengirimkan pesan suara melalui WhatsApp kepada sahabatnya.

"Hei kawan, apa kabarmu orang gila? Saya lelah, sedang berangkat dari Nantes, melakukan banyak hal, dan tak pernah berhenti. Saya di pesawat yang berpotensi jatuh. Dan, saat ini saya menuju Cardiff, gila, besok kami harus mulai kegiatan dan siangnya harus berlatih bersama tim anyar," kata Sala seperti dilansir Ole Argentina.

Beberapa saat kemudian, Sala kembali mengirimkan pesan suara lewat WhatsApp, kali ini ke beberapa rekannya, termasuk sang ayah. Dalam pesan suaranya, Sala mengungkapkan kengerian berada dalam pesawat nahas tersebut.

"Kawan, bagaimana kabar kalian, sehat? Jika kalian tak mendengar kabar dari saya selama 1,5 jam, saya tak tahu, jika mereka akan kirim orang untuk melakukan pencarian. Saya takut! Ayah, saya takut!" ujar Sala saat itu.

Rasa kehilangan Cardiff untuk Sala memang cukup besar. Apalagi Sala adalah pemain termahal dalam sejarah klub Cardiff.

Untuk mendatangkan Sala dari Nantes, Cardiff harus merogoh kantong mereka sebesar Rp275 miliar.

Sala kembali ke Nantes adalah untuk mengambil beberapa dokumen yang tertinggal. Untuk kembali ke Inggris, sebenarnya Cardiff sempat memberikan tawaran tiket kereta api.

Tapi, Sala menolaknya dan memilih untuk menggunakan pesawat pribadi berjenis Piper Malibu.

"Tadinya dia akan menaiki kereta api dari Nantes ke Paris, kemudian dari Paris ke Heathrow. Dilanjutkan dengan berkendara ke Cardiff," kata CEO Cardiff City, Mehmet Dalman, seperti dikutip Sky Sports, Kamis, 24 Januari 2019.

Namun, Sala menolak tawaran dari Cardiff lantaran perjalanan menggunakan kereta api memakan waktu yang cukup lama.

Usai kejadian tersebut, sebuah fakta mengejutkan terungkap. Pilot pesawat, Dave Ibbotson ternyata tidak memiliki lisensi komersial.

Ibbotson hanyalah bekerja sebagai pilot privat. Selama ini, ia melakukan pekerjaan tersebut untuk mengumpulkan jam terbang, guna mendapatkan lisensi komersial.

Banyak pekerjaan yang dikerjakan oleh Ibbotson, salah satunya adalah tukang ledeng.





---> SUMBER <---