Kurma merupakan salah satu jenis makanan pendamping ASI yang paling baik untuk kesehatan tubuh. Dalam kurma terdapat beberapa manfaat yang berguna untuk kesehatan seperti mengatasi gangguan pencernaan, perlindungan fungsi hati, nutrisi tepat untuk mengatasi demam, meningkatkan kesehatan gigi, obat pencahar alami, mengatasi disentri, serta dapat memulihkan tenaga karena kandungan energi instan dalam kurma.

Pengenalan kurma sebagai makanan pendamping ASI untuk balita usia 6 bulan sangat disarankan karena nilai gizi yang ada pada kurma memiliki peranan yang sangat penting untuk perkembangan bayi. Dengan memberikan kurma Ibu bisa memastikan jika balita mendapatkan nutrisi yang terbaik. Tambahkan walau hanya satu buah kurma dalam pengolahan puree bersama buah yang lainnya untuk makanan balita. Rasa manis yang ada pada kurma melengkapi rasa buah lain dan bisa dipastikan jika balita akan menyukainya.
Menurut American Heart Association kurma merupakan salah satu makanan sehat jantung yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol rendah. Gunakan 100 gram kurma saat mengolah resep MPASI untuk balita. Kurma mengandung nutrisi yang penting untuk perkembangan kesehatan tubuh balita sebagai berikut :
Niacin sebanyak 1,6mg
Folat sebanyak 1.5Ug
Pyridoxine sebanyak 0,24mg
Asam pantotenat sebanyak 0,8mg
Thiamin sebanyak 0,05mg
Vitamin A sebanyak 149IU
Riboflavin sebanyak 0.06mg
Seng sebanyak 0,44mg
Fosfor sebanyak 62mg
Vitamin K sebanyak 2,7Ug
Besi sebanyak 0,90mg
Magnesium sebanyak 54mg
Lutein zeaxanthin sebanyak 23Ug
Beta Carotene sebanyak 89Ug

Secara keseluruhan kurma menawarkan nilai gizi pada bayi antara lain serat, kalori, kalsium, kalium, vitamin A dan folat, serta trace niasin yang mampu menjaga kesehatan bayi. Jika Ibu menambahkan kurma dalam setiap resep MPASI maka manfaat yang bisa didapatkan untuk kesehatan tubuh balita saat mengonsumsi kurma sebagai makanan pendamping ASI adalah sebagai berikut :
Sumber makanan kaya gizi
Kandungan vitamin dan mineral dalam satu buah kurma memiliki kadar kandungan yang sangat tinggi dan berperan penting untuk pertumbuhan bayi. Magnesium dan kalsium pada kurma juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk pertumbuhan tulang bayi yang masih dalam proses perkembangan. Sedangkan kalium dan mineral lain yang ditemukan pada kurma sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan otak bayi.
Perlindungan Fungsi Hati
Banyak studi yang menyatakan jika kurma memilki sifat pelindung hati yang sangat signifikan. Pasalnya pada balita, hati anak sangat mudah terkena infeksi baik itu karena virus maupun bakteri seperti tifoid, ikterus, hepatitis dan beberapa penyakit yang sangat umum ditemukan pada balita. Dengan menambahkan menambahkan kurma dalam setiap resep MPASI untuk balita, Ibu bisa melindungi hati balita dari berbagai macam penyakit yang mungkin menyerang fungsi hati.
Sebagai obat gangguan usus
Kandungan kurma pada makanan pendamping ASI untuk balita dapat membantu menghilangkan organisme parasit dan membantu membangun bakteri ramah dalam usus. Sehingga kurma dikenal sebagai obat yang sangat baik untuk segala macam gangguan usus.
Untuk kesehatan gigi
Kurma matang memiliki manfaat yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan gigi yang lebih kuat. Saat balita mengunyah kurma secara otomatis memperkuat gusi dan gigi akan lebih cepat tumbuh.

Sebagai obat disentri dan sembelit
Infeksi pada usus besar yang disebabkan oleh bakteri dapat menyebabkan disentri, Ibu bisa memberikan bubur kurma untuk mengendalikan disentri. Bukan hanya itu, kandungan serat tinggi dalam buah kurma dapat meningkatkan penyerapan air dalam kotoran sehingga membantu pergerakan usus halus sehingga mampu mengatasi sembelit.
Manfaat lain yang bisa Ibu dapatkan saat memberikan makanan pendamping ASI pada balita adalah kandungan vitamin A yang dapat terdapat pada kurma mampu meningkatkan penglihatan balita. Jumlah zat besi yang ada pada kurma mampu meningkatkan jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga memastikan pertumbuhan balita tetap sehat dan tidak mengalami anemia.
Meskipun kurma sudah bisa dikenalkan sebagai mp-ASI bagi balita, sangat disarankan untuk tidak memberikan kurma sebagai buah pertama pada balita karena teksturnya yang kurang cocok untuk makanan pendamping asi. Dalam setiap resep MPASI yang mengandung bahan makanan satu ini mengharuskan untuk mengukus kurma terlebih dahulu guna mendapatkan tekstur yang lembut sehingga mudah untuk ditelan oleh balita.