Tidak ada yang tahu kapan Anda mengalami kecelakaan di jalan raya. Resiko kecelakaan itu mungkin Anda alami. Namun, bagaimanapun juga, Anda tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan?
Mungkin Anda sudah melakukan apapun yang diperlukan untuk menghindari kecelakaan kendaraan di jalan raya. Anda sudah sangat hati-hati saat mengendarai mobil di jalan. Akan tetapi, pahami juga ada faktor lain yang menyebabkan kecelakaan mobil terjadi.
Contohnya saja kondisi mobil. Anda tidak menyangkan jika mobil Anda dalam kondisi yang kurang bagus. Atau bisa saja Anda sudah sangat hati-hati namun pengendara lain tidak.
Untuk menurunkan resiko kecelakaan di jalan raya, berikut ini tips yang perlu Anda perhatikan.
5 Hal Sepele Yang Perlu Anda Lakukan
Tentu banyak hal yang harus Anda lakukan agar terhindar dari kecelakaan. Akan tetapi, setidaknya 5 hal berikut ini perlu Anda perhatikan. Pasalnya, banyak pengendara yang menyepelekan kelima hal beriku ini:
Cek Tekanan Ban
Apakah Anda selalu memperhatikan tekanan ban setiap kali Anda ingin berkendara? Mungkin tidak. Dan memang banyak orang yang tidak melakukan hal tersebut.

Sebaiknya mulailah kebiasaan baik dengan cara mengecek tekanan ban setiap hari. Sebelum Anda berangkat kerja dan hendak menggunakan mobil sendiri, cek tekanan ban. Jika Anda merasa ban terlalu kempes, bawa ke pom bensin terdekat. Karena di sana ada tempat menambah tekanan angin ban.

Anda jangan sepelekan hal ini. Faktanya, resiko kecelakaan sangat mungkin terjadi ketika ban tidak dalam tekanan yang tepat. Jika terlalu keras, maka itu mengurangi kenyamanan. Jika terlalu kempes, itu bisa membuat ban mudah bocor dan bahkan pecah di jalan.

Anda bisa bayangkan sendiri bagaimana jika ban meletus di jalan, bukan? Apalagi jika mobil melaju dalam kecepatan tinggi. Anda bisa beresiko mengalami kecelakaan tunggal.

Matikan Handphone
Polisi sangat menyarankan agar Anda tidak menggunakan handphone saat mengemudi. Anda sebaiknya tidak menelpon atau membalas chat.

Bahkan, sebenarnya sebaiknya Anda tidak perlu melihat notifikasi di handphone. Seringkali ada notifikasi yang masuk di handphone, entah itu berupa email atau media sosial. Dan itu akan mengalihkan perhatikan Anda saat mengendara, bukan?

Sepele sekali. Tapi, sekian detik perhatian Anda tidak pada jalan, itu sangat berbahaya. Bisa saja pada waktu itu ada orang yang menyeberang jalan. Atau mobil di depan Anda berhenti mendadak. Resiko kecelakaan sulit untuk Anda hindari.

Akan lebih baik jika Anda mematikan handphone Anda. Atau jika tidak, Anda simpan handphone Anda di laci mobil atau di tas agar Anda tidak tergoda untuk melihat layar handphone Anda.

Lebih Memilih untuk Mengalah
Apakah Anda pernah mengalami kecelakaan di jalan raya karena kecerobohan pengemudi lain? Mungkin Anda sudah sangat hati-hati. Anda pun tidak melaju dengan kecepatan tinggi. Akan tetapi, ada pengemudi lain yang ngebut. Hal tersebut menyebabkan kecelakaan. Dalam hal ini, Anda menjadi korban dari kecerobohan pengemudi tersebut.

Dalam hal ini, sebaiknya Anda terus menerus ingat agar Anda lebih memilih untuk mengalah. Jika ada mobil yang melaju kencang ingin mendahului Anda, biarkan saja. Mengalah saja. Jangan sampai Anda ikut emosi sehingga menyebabkan resiko kecelakaan sangat mungkin terjadi.

Jaga Jarak Aman
Saat mengemudi, usahakan Anda menjaga jarak antara mobil Anda dengan mobil di depan. Setidaknya, buat jarak sekitar 4-5 meter. Jika Anda melaju cukup cepat di jalan tol, misalnya, buat jarak yang lebih longgar lagi.

Kecelakaan beruntun sering terjadi karena jarak antar mobil terlalu dekat. Bisa saja ada mobil yang berhenti mendadak. Lalu, mobil di belakang yang jaraknya terlalu dekat akhirnya menabrak. Itu kemudian dilanjutkan dengan tabrakan mobil di belakangnya lagi.

Sekalipun mobil Anda sudah memiliki sistem pengereman yang sangat bagus, resiko kecelakaan seperti ini tetap bisa terjadi. Anda harus pahami teknologi hanya alat pembantu. Anda sebagai penggunanya yang sangat menentukan apakah teknologi tersebut bekerja dengan baik atau tidak.

Jangan Terburu-Buru
Kecelakaan mobil paling sering terjadi ketika pengemudi dalam kondisi terburu-buru. Contohnya saja Anda sudah merasa akan telat datang ke sebuah pertemuan penting. Maka Anda akan mengemudi dengan penuh emosi. Dalam kondisi seperti ini, resiko kecelakaan bisa terjadi.

Sekalipun Anda dalam kondisi yang begitu terburu-buru, usahakan Anda rileks. Sebaiknya Anda lebih memilih terlambat ke pertemuan daripada terjadi kecelakaan. Dengan memilih hal seperti ini, Anda bisa tetap menahan emosi dan Anda bisa berkendara dengan aman.
Sepele sekali bukan tips tersebut di atas? Namun, jika Anda terapkan, Anda akan lebih aman berkendara di jalan ray .
Mobil Anda Perlu Perlindungan Ekstra
Sekalipun Anda bisa melakukan pencegahan, resiko kecelakaan tetap ada. Dan rugi besar jika itu terjadi. Apalagi jika mobil Anda rusak parah. Berapa juta rupiah yang harus Anda keluarkan?
Maka dari itu, selain menerapkan tips aman berkendara di jalan raya, Anda juga perlu memberikan proteksi. Anda sebaiknya mengasuransikan mobil Anda. Setidaknya ini cara lain untuk menghindari kerugian yang lebih besar.
Dengan mengasuransikan mobil, perusahaan akan memberikan biaya perbaikan jika terjadi kecelakaan. Bahkan, perusahaan akan menanggung jika mobil Anda dicuri orang.
Anda tidak perlu khawatir mengenai premi asuransi mobil. Cek Anda sendiri berapa premi asuransi untuk mobil Anda.
Setelah Anda berkendara dengan baik, resiko kecelakaan bisa dihindari. Dan Anda akan merasa lebih nyaman ketika mobil Anda asuransikan.