Bukan hanya mobil baru saja yang perlu asuransi. Bahkan, sekarang ini, semakin banyak orang yang mengambil asuransi untuk mobil bekas. Hal ini disebabkan para pemilik mobil bekas punya alasan yang tepat.

Sayangnya, tidak banyak orang yang menyadari hal tersebut. Umumnya, mereka berpikir mobil bekas tidak perlu diasuransikan. Ini pola pandang yang sama yang diterapkan ke semua benda. Kalau sudah bekas, tidak perlu mendapatkan proteksi yang terlalu bagus. Yang biasa-biasa saja. Maka dari itu, banyak orang yang sama sekali tidak berpikir untuk mengambil asuransi mobil bekas.

Padahal, jika tahu manfaatnya, orang akan berbondong-bondong untuk mengasuransikan mobil bekas mereka.
3 Alasan Utama Pentingnya Asuransi untuk Mobil Bekas
Bukan baru atau bekas yang menjadikan asuransi mobil itu penting. Keduanya penting untuk diasuransikan. Kenapa?

Pencuri Tidak Mengenal Mobil Baru atau Bekas
Sekalipun Anda memiliki mobil bekas, bukan berarti pencuri tidak ‘doyan.’ Pencuri tidak pandang bulu untuk mencuri mobil. Entah itu mobil baru atau bekas, mereka tidak peduli.

Bahkan, banyak yang justru lebih mengincar mobil bekas. Alasannya, mobil bekas biasanya sudah berusia dan sistem keamanannya tidak selengkap mobil keluaran terbaru. Hal ini membuat pencurian mobil lebih mudah.

Selain itu, mobil bekas yang usianya sudah di atas 5 tahun misalnya lebih mudah dijual lagi. Harganya cenderung lebih murah sehingga pencuri lebih mudah untuk menghilangkan jejak.

Nah, sudah tahu mengapa Anda sebaiknya segera mengajukan asuransi untuk mobil bekas?
Biaya Perbaikan Mobil Hampir Sama
Secara umum, tidak ada perbedaan antara biaya untuk memperbaiki mobil bekas dan mobil yang baru. Untuk sparepart mobil dengan merk yang sama, biayanya relatif sama.

Makanya, bukan berarti Anda membeli mobil bekas lalu biaya perbaikan jauh lebih murah. Tidak seperti itu. Biaya perawatan dan juga perbaikan relatif sama antara mobil yang baru dengan mobil bekas.

Risiko Terjadi Kerusakan Lebih Tinggi
Mana yang lebih tinggi risiko kerusakannya antara mobil dan mobil bekas? Tentu saja mobil yang bekas. Semakin tua mobil, maka risiko kerusakan itu semakin tinggi. Jika Anda menyadari hal ini, tentu Anda tidak perlu ragu lagi untuk mengajukan asuransi mobil bekas.

Sekarang Anda mungkin sudah berubah pikiran. Anda sudah tahu ternyata asuransi mobil itu penting meskipun mobil yang Anda beli bekas, bukan mobil baru.
Lalu, berapa premi asuransi yang harus Anda bayar? Ini tergantung pada jenis asuransi yang Anda pilih. Ada asuransi TLO atau Total Loss Only yang hanya mengcover kerusakan parah dan kehilangan. Ada juga asuransi All Risk yang mencover semua jenis kerusakan dan kehilangan.

Ketahui Dulu Tips Memilih Asuransi Mobil Bekas
Mau segera memiliki asuransi mobil bekas? Jangan terburu-buru. Anda harus hati-hati. Jangan sampai terlalu terburu-buru sehingga membuat Anda gegabah ketika memilih.
Ada dua hal yang harus Anda pikirkan.

Pilih yang Sesuai Kebutuhan
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ada dua jenis asuransi untuk mobil bekas yang bisa Anda pilih. Yaitu TLO dan All Risk. Sekilas, asuransi tipe All Risk yang paling bagus. Pasalnya, asuransi ini mencover semua jenis kerusakan.

Namun, apakah Anda memang membutuhkannya? Ini yang harus Anda jawab. Kenapa ada asuransi TLO? Karena ada juga pemilik kendaraan yang merasa hanya ingin memproteksi mobil ketika terjadi kerusakan berat saja. Untuk kerusakan kecil, mereka bisa tanggung sendiri. Dan dengan mengambil TLO, premi asuransinya rendah.

Maka dari itu, Anda harus berangkat dari pertanyaan proteksi apa yang Anda butuhkan. Apakah proteksi secara keseluruhan atau tidak. Dengan menjawab pertanyaan seperti itu, Anda bisa menentukan mana yang sebaiknya Anda pilih, apakah TLO atau All Risk.

Pertimbangkan Premi Asuransinya
Premi asuransi tidak hanya ditentukan oleh jenis asuransi yang Anda pilih. Ada faktor lainnya lagi seperti tipe mobil, tahun pembuatan, penggunaan mobil, dan lain sebagainya

Akan tetapi, Anda harus tahu mobil bekas secara umum premi asuransinya lebih tinggi. Hal ini disebabkan risiko kerusakan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mobil baru.

Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir. Anda bisa mencari perusahaan asuransi yang menawarkan potongan premi. Anda bisa cek dulu premi asuransi mobil Anda di www.cekpremi.com sekarang juga. Ketahui berapa kisaran premi asuransi yang harus Anda bayar untuk kendaraan yang miliki saat ini.
Banyak yang masih menganggap asuransi itu tidak perlu diambil. Akan tetapi, ketika mobil mengalami kerusakan, baru kemudian mereka mengeluhkan biaya perbaikan yang sangat mahal.

Hal tersebut tidak akan Anda alami jika Anda mengambil polis asuransi. Dan asuransi ini tidak hanya untuk mobil baru. Ada juga tawaran khusus untuk asuransi untuk mobil bekas.
Besarnya premi yang harus Anda bayar sangat kecil jika Anda bandingkan dengan besarnya manfaat yang bisa Anda dapatkan. Toh premi tersebut hanya perlu Anda bayar satu tahun sekali. Anda hanya perlu menabung per bulan. Ini bisa membuat Anda tidak akan merasa keberatan.

Mulai dari awal tahun, tabung sejumlah uang khusus untuk keperluan mobil, seperti pajak tahunan mobil dan juga asuransi. Anda tidak akan merasa berat jika Anda melakukan hal tersebut. Lebih lagi jika Anda mengajukan asuransi untuk mobil bekas. Dengan premi yang murah, Anda bisa mendapatkan biaya untuk perbaikan bahkan untuk mendapatkan mobil yang sama ketika mobil Anda dicuri orang.