Susu bubuk adalah salah satu jenis susu yang paling banyak dikonsumsi dan sangat mudah ditemui. Susu bubuk ini umumnya memiliki rasa cukup bervariasi dan biasa diminum oleh anak-anak dengan cara diseduh menggunakan air.

Selain susu cair, jenis susu bubuk memang sudah sangat populer dan telah sejak lama banyak dikonsumsi. Bunda tentu juga sudah sering bukan, memberikan susu ini untuk diminum si kecil? Susu bubuk sendiri banyak dijumpai di tempat perbelanjaan dengan beragam kemasan seperti kaleng atau box yang dikemas secara higienis.

Susu Bubuk Adalah
Tahukah Bunda apa itu susu bubuk? Jawaban kebanyakan pasti bubuk susu atau susu formula anak. Hal ini tidak salah mengingat susu ini yang berupa serbuk dan sering ditemukan dalam jenis susu anak. Namun terlepas dari itu, susu bubuk adalah produk hasil olahan susu segar yang diproses menjadi serbuk. Yang mana proses pengolahan susu ini bertujuan untuk mengurangi kadar air dalam susu.

Dengan kadar air yang rendah, susu bubuk memiliki beberapa kelebihan dibanding susu cair. Diantaranya yaitu lebih tahan lama saat disimpan, praktis dan mudah dibawa serta tidak membutuhkan banyak tempat untuk meletakkannya. Namun meski begitu, susu bubuk cenderung memiliki kandungan zat gizi yang lebih rendah dari susu cair karena proses pengeringan yang dilewati sebelumnya.

Akan tetapi meski begitu, produsen susu bubuk biasanya telah memperkaya produk susunya dengan berbagai nutrisi tambahan lainnya. Terutama pada jenis susu bubuk pertumbuhan anak yang diformulasikan khusus agar mampu melengkapi kebutuhan nutrisi harian si kecil. Jadi bisa dikatakan bahwa susu bubuk merupakan pelengkap gizi yang dapat mendukung tumbuh kembang anak lebih optimal.

Cara Menyeduh Susu Bubuk yang Benar
Tidak seperti susu cair yang bisa langsung diminum, susu bubuk perlu diseduh lebih dulu. cara menyeduh susu ini sendiri ternyata tidak boleh asal, di mana ini dilakukan untuk memastikan kandungan pada susu tetap terjaga. Nah, berikut ini cara-cara untuk menyeduh susu bubuk yang tepat dan benar:

Seduh Susu dengan Air Bersuhu 70 derajat Celsius
Menyeduh susu bubuk dengan air yang terlalu panas dapat membuat mulut si kecil terasa terbakar saat meminumnya. Sementara menyeduhnya dengan air dingin memungkinkan bubuk susu tidak larut sempurna. Jadi sebaiknya seduh susu bubuk dengan air bersuhu sekitar 70 derajat celsius. Tapi hindari juga menggunakan air yang dipanaskan berulang.

Masukkan Air Sebelum Bubuk Susu
Sering dianggap sepele, kebiasaan memasukkan bubuk susu lebih dulu baru kemudian air ternyata tidak boleh dilakukan. Hal ini karena jika air dimasukkan lebih dulu maka bubuk susu akan lebih mudah larut tanpa menghasilkan banyak gelembung udara yang bisa menyebabkan anak sakit perut.

Hindari Penggunaan Air Mineral
Pada dasarnya, susu bubuk merupakan jenis susu yang bisa diseduh dengan air apapun. Tapi sebaiknya jangan gunakan air mineral meski jenis air ini dinilai lebih praktis. Sebab penggunaan air mineral dapat memicu si kecil mengalami sakit perut. Pasalnya, kandungan mineral yang tinggi dalam air ini tidak mampu dicerna oleh perut anak sehingga bisa mengganggu pencernaannya.

Larutkan dengan Cara Diguncangkan Kiri Kanan
Agar susu dapat larut sempurna, Bunda bisa mengaduk atau mengguncang botol ke kiri dan kanan. Hindari mengocok susu ke atas dan bawah untuk mencegah munculnya gelembung udara. Karena itu, pastikan Bunda mengaduk bubuk susu sampai larut dan tidak mengocoknya jika dalam botol.

Jaga Kebersihan
Yang tidak kalah penting untuk diperhatikan saat menyeduh susu bubu adalah pastikan tempat dan alat yang digunakan dalam kondisi bersih. Termasuk juga kebersihan tangan, wadah untuk memasak air, botol atau gelas susu, bubuk susu, sendok dan meja yang dijadikan tempat membuat susu.

Cara Menyimpan Susu Bubuk yang Baik
Susu bubuk termasuk jenis susu yang memiliki daya simpan lebih lama dibanding susu lainnya. Karena itulah jenis susu ini banyak disimpan di rumah untuk dijadikan stok susu untuk anak. Untuk menjaga kualitasnya tetap baik, berikut cara yang tepat untuk menyimpan susu bubuk dengan baik:

Simpan Susu dalam Bungkus Foil di Wadah Kedap Udara
Setiap produk susu bubuk umumnya dikemas dengan bungkus foil kemudian ditaruh pada kaleng atau box susu. Ketika ingin menyimpan susu bubuk, biarkan bubuk susu tetap didalam bungkus foilnya. Simpan susu ini di wadah yang kedap udara dengan kondisi yang tertutup rapat. Sebaiknya jangan menuangkan susu bubuk pada wadah lain tanpa menyertakan bungkus foilnya.

Simpan Pada Suhu Normal Ruangan
Susu bubuk merupakan susu yang tahan lama ketika disimpan namun rentan terhadap bakteri. Karena itu, simpan susu bubuk pada tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung. Akan tetapi jangan juga menyimpannya di dalam kulkas. Cukup simpan pada di ruangan dengan suhu normal.

Letakkan Wadah Susu di Tempat Kering
Selain menyimpannya di area ruangan yang sejuk, Bunda juga harus memastikan wadah susu diletakkan di tempat yang kering. Hal ini untuk mencegah masuknya bakteri ke dalam wadah susu sebab permukaan yang basah.

Pastikan Susu Bubuk dalam Kondisi Kering
Sebelum membungkus dan menyimpannya kembali, selalu pastikan bahwa susu bubuk dalam kondisi kering. Jika bubuk susu disimpan dalam kondisi basah atau terkena air, ini akan menyebabkkan munculnya pertumbuhan bakteri dalam susu. Karena itu, hati-hati saat mengambil bubuk susu dari wadahnya.

Mengingat susu bubuk adalah hasil olahan susu segar yang kaya akan kandungan gizi, tentu jenis susu yang satu ini baik untuk menyehatkan tubuh si kecil. Namun pastikan cara menyeduh dan menyimpannya dilakukan dengan benar agar nilai gizinya tetap terjaga hingga dikonsumsi oleh anak.