Beberapa tahun terakhir ini, perkembangan asuransi di Indonesia menunjukkan angka yang cukup tinggi. Namun dari sekian banyak produk asuransi di Indonesia yang banyak diminati, terdapat dua jenis produk yang menduduki peringkat teratas. Adapun produk asuransi tersebut adalah asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

Banyak orang beranggapan bahwa asuransi kesehatan dan asuransi jiwa itu sama. Padahal keduanya jauh berbeda. Perlu diketahui bahwa terdapat perbedaan asuransi kesehatan dengan asuransi jiwa. Simak perbedaannya berikut ini:

Jaminan Perlindungan
Perbedaan asuransi kesehatan dengan asuransi jiwa yang paling mencolok ada dalam urusan jaminan perlindungan yang diberikan.
Dilihat berdasarkan perlindungan yang diberikan, asuransi kesehatan lebih banyak memberikan perlindungan pada kesehatan. Produk asuransi kesehatan lebih fokus pada perlindungan kesehatan.
Apabila Anda mengalami sakit atau kecelakaan dan memerlukan pengobatan atau rawat inap, maka pihak asuransi kesehatan akan menjamin pembiayaan tersebut. Pihak asuransi akan menghubungi pihak rumah sakit untuk melakukan koordinasi guna penjaminan perlindungan kesehatan tersebut.

Produk asuransi jiwa lebih berfokus pada jaminan perlindungan kepada keluarga yang ditinggalkan ketika Anda meninggal dunia.
Bukan hanya dalam kasus kematian saja, pihak asuransi juga akan memberikan jaminan perlindungan ketika pemegang polis mengalami kecacatan fisik, yang mana menyebabkan pemegang polis tidak dapat kembali bekerja.
Pihak asuransi jiwa juga akan memberikan jaminan perlindungan pensiun ketika Anda mulai memasuki masa tersebut. Sehingga Anda tidak perlu khawatir ketika memasuki masa tersebut.

Kebutuhan

Perbedaan dari asuransi kesehatan dengan asuransi jiwa berikutnya dilihat dari sisi kebutuhan. Bagi Anda yang sudah bekerja, terutama di instansi pemerintahan maupun swasta, biasanya asuransi kesehatan sudah dicover oleh kantor tempat Anda bekerja tersebut sementara asuransi jiwa tidak.
Pihak kantor lebih memilih untuk mengcover asuransi kesehatan daripada asuransi jiwa. Hal tersebut dikarenakan karyawan akan lebih membutuhkan asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan dinilai lebih dibutuhkan daripada asuransi jiwa. Asuransi kesehatan diutamakan oleh pihak kantor guna meminimalisir risiko kecelakaan kerja.

Adapun manfaat asuransi kesehatan antara lain rawat inap, rawat jalan, gigi, daily crash serta manfaat persalinan bagi perempuan. Berbeda dengan asuransi kesehatan, manfaat asuransi jiwa antara lain critical illness, kecelakaan yang menyebabkan meninggal dunia atau cacat seumur hidup serta tabungan di hari tua. Bisa dikatakan bahwa asuransi kesehatan merupakan asuransi untuk kebutuhan saat ini sementara asuransi jiwa tidak. Untuk itu Anda dianjurkan untuk mengajukan asuransi jiwa sendiri.

Meski terdapat perbedaan asuransi kesehatan dengan asuransi jiwa, namun kedua asuransi tersebut penting untuk dikenali. Terlebih lagi untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya pada kondisi-kondisi darurat.
Tidak ada orang yang menginginkan suatu hal buruk terjadi padanya. Namun setiap orang berhak untuk mengantisipasinya.